Apakah Disyariatkan Adzan Pada Telinga Bayi Yang Baru Lahir ?

Kategori : Ahkam

Oleh
Salim bin Ali bin Rasyid Asy-Syubli Abu Zur'ah
Muhammad bin Khalifah bin Muhammad Ar-Rabah.



Judul di atas dibuat dalam konteks kalimat tanya sebagaimana yang anda lihat untuk menarik perhatian pembaca yang mulia agar mempelajari pembahasan yang dikandung judul tersebut. Karena tidak ada seorang pun yang menulis tentang bab ini kecuali menyebutkan judul sunnahnya adzan pada telinga anak yang baru lahir, padahal tidaklah demikian karena lemahnya hadits-hadits yang diriwayatkan dalam permasalahan ini. [*]

_____________________________


[*] Kami telah meneliti sedapat mungkin riwayat-riwayat dan jalan-jalannya, dan berikut ini kami terangkan dalam pembahasan ini, kami katakan :

Ada tiga hadits yang diriwayatkan dalam masalah adzan pada telinga bayi ini.

Pertama.
Dari Abi Rafi maula Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam ia berkata : "Aku melihat Rasulullah mengumandangkan adzan di telinga Al-Hasan bin Ali dengan adzan shalat ketika Fathimah Radhiyallahu 'anha melahirkannya".

Dikeluarkan oleh Abu Daud (5105), At-Tirmidzi (4/1514), Al-Baihaqi dalam Al-Kubra (9/300) dan Asy-Syu'ab (6/389-390), Ath-Thabrani dalam Al-Kabir (931-2578) dan Ad-Du'a karya beliau (2/944), Ahmad (6/9-391-392), Abdurrazzaq (7986), Ath-Thayalisi (970), Al-Hakim (3/179), Al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (11/273). Berkata Al-Hakim : "Shahih isnadnya dan Al-Bukhari dan Muslim tidak mengeluarkannya". Ad-Dzahabi mengkritik penilaian Al-Hakim dan berkata : "Aku katakan : Ashim Dla'if". Berkata At-Tirmidzi : "Hadits ini hasan shahih".

Semuanya dari jalan Sufyan At-Tsauri dari Ashim bin Ubaidillah dari Ubaidillah bin Abi Rafi dari bapaknya.

Dan dikeluarkan oleh Ath-Thabrani dalam Al-Kabir (926, 2579) dan Al-Haitsami meriwayatkannya dalam Majma' Zawaid (4/60) dari jalan Hammad bin Syua'ib dari Ashim bin Ubaidillah dari Ali bin Al-Husain dari Abi Rafi dengan tambahan.

"Artinya : Beliau adzan pada telinga Al-Hasan dan Al-Husain".

Rawi berkata pada akhirnya : "Dan Nabi memerintahkan mereka berbuat demikian".

Dalam isnad ini ada Hammad bin Syuaib, ia dilemahkan oleh Ibnu Main. Berkata Al-Bukhari tentangnya : "Mungkarul hadits". Dan pada tempat lain Bukhari berkata : Mereka meninggalkan haditsnya".

Berkata Al-Haitsami dalam Al-Majma (4/60) : "Dalam sanadnya ada Hammad bin Syua'ib dan ia lemah sekali".

Kami katakan di dalam sanadnya juga ada Ashim bin Ubaidillah ia lemah, dan Hammad sendiri telah menyelisihi Sufyan At-Tsauri secara sanad dan matan, di mana ia meriwayatkan dari Ashim dan Ali bin Al-Husain dari Abi Rafi dengan mengganti Ubaidillah bin Abi Rafi dengan Ali bin Al-Husain dan ia menambahkan lafadz : "Al-Husain" dan perintah adzan. Hammad ini termasuk orang yang tidak diterima haditsnya jika ia bersendiri dalam meriwayatkan. Dengan begitu diketahui kelemahan haditsnya, bagaimana tidak sedangkan ia telah menyelisihi orang yang lebih tsiqah darinya dan lebih kuat dlabtnya yaitu Ats-Tsauri. Karena itulah hadits Hammad ini mungkar, pertama dinisbatkan kelemahannya dan kedua karena ia menyelisihi rawi yang tsiqah.

Adapun jalan yang pertama yakni jalan Sufyan maka di dalam sanadnya ada Ashim bin Ubaidillah. Berkata Ibnu Hajar dalam At-Taqrib : "Ia Dla'if", dan Ibnu Hajar menyebutkan dalam At-Tahdzib (5/42) bahwa Syu'bah berkata : "Seandainya dikatakan kepada Ashim : Siapa yang membangun masjid Bashrah niscaya ia berkata : 'Fulan dari Fulan dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa sanya beliau membagunnya".

Berkata Adz-Dzahabi dalam Al-Mizan (2/354) : "Telah berkata Abu Zur'ah dan Abu Hatim : 'Mungkarul Hadits'. Bekata Ad-Daruquthni : 'Ia ditinggalkan dan diabaikan'. Kemudian Daruquthni membawakan untuknya hadits Abi Rafi bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adzan pada telinga Al-Hasan dan Al-Husain" (selesai nukilan dari Al-Mizan).

Maka dengan demikian hadits ini dha'if karena perputarannya pada Ashim dan anda telah mengetahui keadaannya.

Ibnul Qayyim telah menyebutkan hadits Abu Rafi' dalam kitabnya Tuhfatul Wadud (17), kemudian beliau membawakan dua hadits lagi sebagai syahid bagi hadits Abu Rafi'. Salah satunya dari Ibnu Abbas dan yang lain dari Al-Husain bin Ali. Beliau membuat satu bab khusus dengan judul "Sunnahnya adzan pada telinga bayi". Namun kita lihat keadaan dua hadits yang menjadi syahid tersebut.

Hadits Ibnu Abbas dikeluarkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman (6/8620) dan Muhammad bin Yunus dari Al-Hasan bin Amr bin Saif As-Sadusi ia berkata : Telah menceritakan pada kami Al-Qasim bin Muthib dari Manshur bin Shafih dari Abu Ma'bad dari Ibnu Abbas.

"Artinya : Sesungguhnya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam adzan pada telinga Al-Hasan bin Ali pada hari dilahirkannya. Beliau adzan pada telinga kanannya dan iqamah pada telinga kiri".

Kemudian Al-Baihaqi mengatakan pada isnadnya ada kelemahan.

Kami katakan : Bahkan haditsnya maudhu' (palsu) dan cacat (ilat)nya adalah Al-Hasan bin Amr ini. berkata tentangnya Al-Hafidh dalam At-Taqrib : "Matruk".

Berkata Abu Hatim dalam Al-Jarh wa Ta'dil 91/2/26) tarjumah no. 109 :'Aku mendengar ayahku berkata : Kami melihat ia di Bashrah dan kami tidak menulis hadits darinya, ia ditinggalkan haditsnya (matrukul hadits)".

Berkata Ad-Dzahabi dalam Al-Mizan : "Ibnul Madini mendustakannya dan berkata Bukhari ia pendusta (kadzdzab) dan berkata Ar-Razi ia matruk.

Sebagaimana telah dimaklumi dari kaidah-kaidah Musthalatul Hadits bahwa hadits yang dla'if tidak akan naik ke derajat shahih atau hasan kecuali jika hadits tersebut datang dari jalan lain dengan syarat tidak ada pada jalan yang selain itu (jalan yang akan dijadikan pendukung bagi hadits yang lemah, -pent) rawi yang sangat lemah lebih-lebih rawi yang pendusta atau matruk. Bila pada jalan lain keadaannya demikian (ada rawi yang sangat lemah atau pendusta atau matruk, -pent) maka hadits yang mau dikuatkan itu tetap lemah dan tidak dapat naik ke derajat yang bisa dipakai untuk berdalil dengannya. Pembahasan haditsiyah menunjukkan bahwa hadits Ibnu Abbas tidak pantas menjadi syahid bagi hadits Abu Rafi maka hadits Abu Rafi tetap Dla'if, sedangkan hadits Ibnu Abbas maudlu.

Adapun hadits Al-Husain bin Ali adalah dari riwayat Yahya bin Al-Ala dari Marwan bin Salim dari Thalhah bin Ubaidillah dari Al-Husain bin Ali ia berkata : bersabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Siapa yang kelahiran anak lalu ia mengadzankannya pada telinga kanan dan iqamah pada telinga kiri maka Ummu Shibyan (jin yang suka mengganggu anak kecil, -pent) tidak akan membahayakannya".

Dikeluarkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman (6/390) dan Ibnu Sunni dalam Amalul Yaum wal Lailah (hadits 623) dan Al-Haitsami membawakannya dalam Majma' Zawaid (4/59) dan ia berkata : Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya'la dan dalam sanadnya ada Marwan bin Salim Al-Ghifari, ia matruk".

Kami katakan hadits ini diriwayatkan Abu Ya'la dengan nomor (6780).

Berkata Muhaqqiqnya : "Isnadnya rusak dan Yahya bin Al-Ala tertuduh memalsukan hadits". Kemudian ia berkata : 'Sebagaimana hadits Ibnu Abbas menjadi syahid bagi hadits Abi Rafi, Ibnul Qayyim menyebutkan dalam Tuhfatul Wadud (hal.16) dan dikelurkan oleh Al-Baihaqi dalam Asy-Syu'ab dan dengannya menjadi kuatlah hadits Abi Rafi. Bisa jadi dengan alasan ini At-Tirmidzi berkata : 'Hadits hasan shahih', yakni shahih lighairihi. Wallahu a'lam (12/151-152).

Kami katakan : tidaklah perkara itu sebagaimana yang ia katakan karena hadits Ibnu Abbas pada sanadnya ada rawi yang pendusta dan tidak pantas menjadi syahid terhadap hadist Abu Rafi sebagaimana telah lewat penjelasannya, Wallahu a'lam.

Sedangkan haidts Al-Husain bin Ali ini adalah palsu, pada sanadnya ada Yahya bin Al-Ala dan Marwan bin Salim keduanya suka memalsukan hadits sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Ad-Dlaifah (321) dan Albani membawakan hadits Ibnu Abbas dalam Ad-Dlaifah nomor (6121). Inilah yang ditunjukkan oleh pembahasan ilmiah yang benar. Dengan demikian hadits Abu Rafi tetap lemah karena hadits ini sebagaimana kata Al-Hafidh Ibnu Hajar dalam At-Talkhish (4/149) : "Perputaran hadist ini pada Ashim bin Ubaidillah dan ia Dla'if.

Syaikh Al-Albani telah membawakan hadits Abu Rafi dalam Shahih Sunan Tirmidzi no. (1224) dan Shahih Sunan Abi Daud no (4258), beliau berkata : "Hadits hasan". Dan dalam Al-Irwa (4/401) beliau menyatakan : Hadits ini Hasan Isya Allah".

Dalam Adl-Dla'ifah (1/493) Syaikh Al-Albani berkata dalam keadaan melemahkan hadits Abu Rafi' ini : "At-Tirmidzi telah meriwayatkan dengan sanad yang lemah dari Abu Rafi, ia berkata :

"Aku melihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adzan dengan adzan shalat pada telinga Al-Husain bin Ali ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya Fathimah".

Berkata At-Timidzi : "Hadits shahih (dan diamalkan)".

Kemudian berkata Syaikh Al-Albani : "Mungkin penguatan hadits Abu Rafi dengan adanya hadits Ibnu Abbas". (Kemudian beliau menyebutkannya) Dikelurkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman.

Aku (yakni Al-Albani) katakan : "Mudah-mudahan isnad hadits Ibnu Abbas ini lebih baik daipada isnad hadits Al-Hasan (yang benar hadits Al-Husain yakni hadits yang ketiga pada kami, -penulis) dari sisi hadits ini pantas sebagai syahid terhadap hadits Abu Rafi, wallahu 'alam. Maka jika demikian hadits ini sebagai syahid untuk masalah adzan (pada telinga bayi) karena masalah ini yang disebutkan dalam hadits Abu Rafi', adapaun iqamah maka hal ini gharib, wallahu a'alam.

Kemudian Syaikh Al-Albani berkata dalam Al-Irwa (4/401) : 'Aku katakana hadits ini (hadits Abu Rafi) juga telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas degan sanad yang lemah. Aku menyebutkannya seperti syahid terhadap hadits ini ketika berbicara tentang hadits yang akan datang setelahnya dalam Silsilah Al-Hadits Adl-Dla'ifah no (321) dan aku berharap di sana ia dapat menjadi syahid untuk hadits ini, wallahu a'alam.

Syaikh Al-Albani kemudian dalam Adl-Dlaifah (cetakan Maktabah Al-Ma'arif) (1/494) no. 321 menyatakan : "Aku katakan sekarang bahwa hadits Ibnu Abbas tidak pantas sebagai syahid karena pada sanadnya ada rawi yang pendusta dan matruk. Maka Aku heran dengan Al-Baihaqi kemudian Ibnul Qayyim kenapa keduanya merasa cukup atas pendlaifannya. Hingga hampir-hampir aku memastikan pantasnya (hadits Ibnu Abbas) sebagai syahid. Aku memandang termasuk kewajiban untuk memperingatkan hal tersebut dan takhrijnya akan disebutkan kemudian (61121)" (selesai ucapan Syaikh).

Sebagai akhir, kami telah menyebutkan masalah ini secara panjang lebar untuk anda wahai saudara pembaca dan kami memuji Allah yang telah memberi petunjuk pada Syaikh Al-Albani kepada kebenaran dan memberi ilham padanya. Maka dengan demikian wajib untuk memperingatkan para penuntut ilmu dan orang-orang yang mengamalkan sunnah yang shahihah yang tsabit dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pada setiap tempat bahwa yang pegangan bagi hadits Abu Rafi' yang lemah adalah sebagaimana pada akhirnya penelitian Syaikh Al-Albani dalam Ad-Dlaifah berhenti padanya. Dan inilah yang ada di hadapan anda. Dan hadits ini tidaklah shahih seperti yang sebelumnya beliau sebutkan dalam Shahih Sunan Tirmidzi dan Shahih Sunan Abu Daud serta Irwaul Ghalil, wallahu a'lam.

Kemudian kami dapatkan syahid lain dalam Manaqib Imam Ali oleh Ali bin Muhammad Al-Jalabi yang masyhur dengan Ibnul Maghazil, tapi ia juga tidak pantas sebagai syahid karena dalam sanadnya ada rawi yang pendusta.


[Disalin dari kitab Ahkamul Maulud Fi Sunnatil Muthahharah edisi Indonesia Hukum Khusus Seputar Anak Dalam Sunnah Yang Suci, hal 31-36 Pustaka Al-Haura]

Read More..

Hukum merayakan Valentine bagi Umat Muslim

Hukum Merayakan Valentin's Day


Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin


Pertanyaan:
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Akhir-akhir ini telah merebak perayaan valentin's day -terutama di kalangan para pelajar putri-, padahal ini merupakan hari raya kaum Nashrani. Mereka mengenakan pakaian berwarna merah dan saling bertukar bunga berwarna merah.. Kami mohon perkenan Syaikh untuk menerangkan hukum perayaan semacam ini, dan apa saran Syaikh untuk kaum muslimin sehubungan dengan masalah-masalah seperti ini. Semoga Allah menjaga dan memelihara Syaikh.


Jawaban:
Tidak boleh merayakan valentin's day karena sebab-sebab berikut:

Pertama.
Bahwa itu adalah hari raya bid'ah, tidak ada dasarnya dalam syari'at.

Kedua.
Bahwa itu akan menimbulkan kecengengan dan kecemburuan.

Ketiga.
Bahwa itu akan menyebabkan sibuknya hati dengan perkara-perkara bodoh yang bertolak belakang dengan tuntunan para salaf.

Karena itu, pada hari tersebut tidak boleh ada simbol-simbol perayaan, baik berupa makanan, minuman, pakaian, saling memberi hadiah, ataupun lainnya.

Hendaknya setiap muslim merasa mulia dengan agamanya dan tidak merendahkan diri dengan menuruti setiap ajakan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala melindungi kaum muslimin dari setiap fitnah, baik yang nyata maupun yang tersembunyi, dan semoga Allah senantiasa membimbing kita dengan bimbingan dan petunjukNya.


[Fatawa Syaikh Ibnu Utsaimin, tanggal 5/11/1420 H yanq beliau tandatangani]


HUKUM MERAYAKAN VALENTIN'S DAY


Oleh
Al-Lajnah Ad-Da' imah lil Buhuts Al-'Ilmiyah wal Ifta'




Pertanyaan:
Al-Lajnah Ad-Da' imah lil Buhuts Al-'Ilmiyah wal Ifta' ditanya : Setiap tahunnya, pada tanggal 14 Februari, sebagian orang merayakan valentin's day. Mereka saling betukar hadiah berupa bunga merah, mengenakan pakaian berwarna merah, saling mengucapkan selamat dan sebagian toko atau produsen permen membuat atau menyediakan permen-permen yang berwarna merah lengkap dengan gambar hati, bahkan sebagian toko mengiklankan produk-produknya yang dibuat khusus untuk hari tersebut. Bagaimana pendapat Syaikh tentang:

Pertama: Merayakan hari tersebut?
Kedua: Membeli produk-produk khusus tersebut pada hari itu?
Ketiga: Transaksi jual beli di toko (yang tidak ikut merayakan) yang menjual barang yang bisa dihadiahkan pada hari tersebut, kepada orang yang hendak merayakannya?
Semoga Allah membalas Syaikh dengan kebaikan.

Jawaban:
Berdasarkan dalil-dalil dari Al-Kitab dan As-Sunnah, para pendahulu umat sepakat menyatakan bahwa hari raya dalam Islam hanya ada dua, yaitu Idul Fithri dan Idul Adha, selain itu, semua hari raya yang berkaitan dengan seseorang, kelompok, peristiwa atau lainnya adalah bid'ah, kaum muslimin tidak boleh melakukannya, mengakuinya, menampakkan kegembiraan karenanya dan membantu terselenggaranya, karena perbuatan ini merupakan perbuatan yang melanggar batas-batas Allah, sehingga dengan begitu pelakunya berarti telah berbuat aniaya terhadap dirinya sendiri. Jika hari raya itu merupakan simbol orang-orang kafir, maka ini merupakan dosa lainnya, karena dengan begitu berarti telah bertasyabbuh (menyerupai) mereka di samping merupakan keloyalan terhadap mereka, padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala telah melarang kaum mukminin ber-tasyabbuh dengan mereka dan loyal terhadap mereka di dalam KitabNya yang mulia, dan telah diriwayatkan secara pasti dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda.

"Artinya : Barangsiapa menyerupai suatu kaum, berarti ia termasuk golongan mereka."[1]

Valentin's day termasuk jenis yang disebutkan tadi, karena merupakan hari raya Nashrani, maka seorang muslim yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir tidak boleh melakukannya, mengakuinya atau ikut mengucapkan selamat, bahkan seharusnya me-ninggalkannya dan menjauhinya sebagai sikap taat terhadap Allah dan RasulNya serta untuk menjauhi sebab-sebab yang bisa menimbulkan kemurkaan Allah dan siksaNya. Lain dari itu, diharamkan atas setiap muslim untuk membantu penyelenggaraan hari raya tersebut dan hari raya lainnya yang diharamkan, baik itu berupa makanan, minuman, penjualan, pembelian, produk, hadiah, surat, iklan dan sebagainya, karena semua ini termasuk tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan serta maksiat terhadap Allah dan RasulNya, sementara Allah Swt telah berfirman.

"Artinya : Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaNya." [Al-Ma'idah: 2]

Dari itu, hendaknya setiap muslim berpegang teguh dengan Al-Kitab dan As-Sunnah dalam semua kondisi, lebih-lebih pada saat-saat terjadinya fitnah dan banyaknya kerusakan. Hendaknya pula ia benar-benar waspada agar tidak terjerumus ke dalam kese-satan orang-orang yang dimurkai, orang-orang yang sesat dan orang-orang fasik yang tidak mengharapkan kehormatan dari Allah dan tidak menghormati Islam. Dan hendaknya seorang muslim kembali kepada Allah dengan memohon petunjukNya dan keteguhan didalam petunjukNya. Sesungguhnya, tidak ada yang dapat memberi petunjuk selain Allah dan tidak ada yang dapat meneguhkan dalam petunjukNya selain Allah Subhanahu wa Ta'ala. Hanya Allah lah yang kuasa memberi petunjuk.

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

[Fatawa Al-Lajnah Ad-Da' imah lil Buhuts Al-'Ilmiyah wal Ifta' (21203) tanggal 22/11/1420H]


[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Darul Haq]
_________
Foote Note
[1]. HR. Abu Dawud dalam Al-Libas (4031), Ahmad (5093, 5094, 5634).


Read More..

Bersumpah Atas Nama Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam

BERSUMPAH ATAS NAMA NABI SHALLALLAHU’ALAIHI WA SALLAM


Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Baz


Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Sebagian orang sudah terbiasa bersumpah atas nama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan seakan sudah menjadi kebiasaan bagi mereka namun mereka sama sekali tidak menjadikannya sebagai suatu keyakinan. Apa hukumnya ?

Jawaban.
Bersumpah atas nama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau nama makhluk selain beliau merupakan suatu kemungkaran besar dan termasuk hal yang diharamkan dan bernuansa syirik, sehingga tidak boleh bagi seorangpun bersumpah kecuali atas nama Allah semata.

Al-Imam Ibnu Abdil Barr Rahimahullah meriwayatkan adanya ijma’ (konsensus) tentang tidak bolehnya bersumpah atas nama selain Allah. Demikian pula, telah terdapat hadits-hadits yang shahih berasal dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang melarang hal itu dan mengkatagorikannya sebagai kesyirikan sebagaimana terdapat dalam kitab Ash-Shahihain dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau bersabda.

“Artinya : Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla melarang kalian bersumpah atas nama nenek moyang kalian ; barangsiapa ingin bersumpah, maka hendaknya bersumpahlah atas nama Allah atau lebih baik diam” [Al-Bukhari dalam kitab Manaqib 3836. Muslim dalam kitab Al-Iman 1746]

Di dalam lafazh lain disebutkan, “Maka janganlah dia bersumpah kecuali atas nama Allah” [Al-Bukhari dalam kitab Manaqib 3836. Muslim dalam kitab Al-Iman 1746]

Abu Daud dan At-Tirmidzi telah mengeluarkan dengan sanad shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa sanya beliau bersabda.

“Artinya : Barangsiapa yang bersumpah atas nama selain Allah, maka dia telah berbuat kekufuran atau kesyirikan”. [At-Tirmidzi dalam kitan An-Nudzur wa Al-Ayman 1535]

Demikian pula telah terdapat hadits yang shahih bahwasanya beliau bersabda.

“Artinya : Barangsiapa bersumpah atas nama amanat (karena mensejajarkannya dengan Asma Allah dan Siftanya, -pent), maka dia bukan termasuk golongan kami” [Abu Daud dalam kitab Al-Ayman wa An-Nudzur 3253]

Dan hadits-hadits tentang hal tersebut banyak sekali dan sudah pula diketahui. Oleh karena itu, adalah kewajiban bagi seluruh kaum muslimin untuk tidak bersumpah selain atas nama Allah semata dan tidak boleh bagi siapapun untuk bersumpah atas nama selain Allah, siapapun dia berdasarkan hadits-hadits yang telah disinggung tersebut dan hadits-hadits selain itu. Demikian pula, wajib bagi siapa saja yang sudah terbiasa dengan hal itu untuk berhati-hati terhadapnya dan melarang keluarganya, teman-teman duduk serta orang-orang selain mereka dari melakukan hal itu dalam rangka melaksanakan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Barangsiapa melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah dia merubahnya dengan tangannya (wewenang yang dimikinya) ; jika dia tidak mampu melakukannya, maka melalui lisannya dan jika dia juga tidak mampu melakukannya, maka melalui hatinya. Dan inilah selemah-lemah iman”. [Muslim dalam kitab Al-Iman 49]

Dan bersumpah atas nama selain Allah termasuk perbuatan syirik kecil berdasarkan hadits terdahulu dan dapat pula menjadi syirik besar bila di dalam hati orang yang bersumpah ini tertanam bahwa Sesuatu yang dijadikannya sebagai sumpah tersebut berhak untuk diagungkan sebagaimana haq Allah atas hal itu atau boleh disembah serta niat-niat kekufuran lainnya semisal itu.

Kita bermohon kepada Allah agar menganugrahkan kepada kaum muslimin semuanya keselamatan dari hal itu dan mengaruniakan mereka pemahaman terhadap diennya serta terbebas dari faktor-faktor yang dapat menyebabkan kemurkaan Allah, sesungguhnya Dia Maha Mendengar Lagi Mahadekat.

[Kitab Ad-Da’wah, Juz II, hal. 28-29 Dari Fatwa Syaikh Bin Baz]


[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, hal 107-108 Darul Haq]


Read More..

Pasang Script alert Di Blog

Bingung Ya.... Script Alert Apa?
Neh.. Ku kasih Tau..
Pernah Liat Peringatn/alert Di blog Sya Beberapa waktu kemaren?
atau waktu Setiap Masuk blog/website Orang Ada peringatan Kaya Gini..
"SELAMAT DATANG DI BLOG INI"/ "SEMOGA INFORMASI YG SAYA BERIKAN BERMANFAAT BAGI ANDA"

Tau Kan?
Nah.... Klo Kalian2 Mau Codenya Sya Kasih..

Tapi..
Perhatikan Dlu langkah2nya..
1. Log in Ke Blog Dlu
2. Klik Tata Letak Trus Klik Lagi EDIT HTML
3.Nah... Pasang Kode Di bawah ini Di atas Kode </head>

<script language='JavaScript'>alert(&quot;Selamat Datang di Blognya Akhi&quot;);</script><br/>
<script language='JavaScript'>alert(&quot;Semoga Informasi yang Saya Berikan bermanfaat Bagi Anda&quot;);</script>



4. Simpan Template.
5. Jadi DEh..

Ket : Tulisan yang berwarna merah adalah pesan yang harus anda ubah sesuai dengan pikiran anda.... Read More..

Ujian Psb Sma 2

Akhir-akhir ini saya di sibukkan Dgn Sgala macam Tes Dan Ujian...
Kemaren Ujian Nasional trus Ujian Sekolah, Minggu Ini Masih Ujian Praktek,Ujian Praktek Blum Slesai HARI INI Ujian Masuk SMA, Sussahhh Buanget Soalnya...

Gini Ceritanya..., Yacchh Curhat Dikit G papa kant ? he...he.. :)
Pagi-pagi sekali Gw Brangkat Dri Rmah Mnuju halte dpan Skul,Truss Brangkat Breng2 sma temen temen nyarter Angkot. SessEkkk bangett.. Perjalanan Bagaikan Di Kocok2.
Nyampe Di SMA Bru2 gw Nyari ruangan Tes gw,trus waktu Bel Masuk "My Heart" Is Dag-Dig-Dug-Dag-Dig-Dug GA Karuan....
Soal Jam pertama Matematika N IPA. Cukup Susahh... Waktu gw Ngerjain Soal itu gw ga baca peraturannya,Jadi aGak sesek. Gini Peraturan penilaiannya : Klo Nilainya betul Nilanya 1, Klo Salah DIKURANGI -1/4(negatif Seperempat) & Klo g diisi Nilainya 0. Jadi ya Mendingan ga diisi Dari pada slah..
Trus Soal Jam Kedua bahasa inggris n IPS..
Yang g disangka sangka lagi Soal bahasa inggrisnya. Lummaayyyyant Sussaah, Klo IPs agak mendingann...
Ya... Semoga saja ALLAH Selalu Memudahkan Hambanya ini dalam melakukan Serta mengerjakan Semua Hal, Dan Semoga Juga ALLAH Meluluskan Hambanya Ini Dalam Tes SMA 2 Tadi Siang dan Semoga juga Diterima Sebagai Siswa SMA 2 tentunya....
Ammiinnn.......


Read More..

UAS Smpn 1 Sumber


Alhamdulillah Wa syukurillah Akhirnya UAS slesai Jga...
Stelah 4 Hari Menghirup nafas Kurang lega akhirnya agak sdikit Plong jga...
Ehhh.... Tapi sya msh blun bsa Nfas sepenuhnya lega, karena Ujian Praktek Blum

Dilalaui...ujian praktek mulainya besok tanggal 15 mei, Ujian prakteknya Jga Agak nge Jenuhin Dan Sdikit mles Sih,but Ora popo, !!!
Ehhh Ujian pRaktek blum slesai Ujian Masuk kelas RSBI SMANDA Udah mNnti..
Yahhh apa bleh bwat saya harus bisa melalui Itu smua dengan sepenuh tenaga sampai titik darah Penghabissan... Krena Ntu smua Demi MeNongsong Masa Depanku yg lebihhh baek..
Saya Berharap Smua Ujian saya bisa Dilalui dengan Sangat mudah,enteng,sukses,ringan Dan Hasilnya sangat2 memuaskan.... :D AMiiinnn
Doain ya?

TERUS BERJUANG....

Read More..

Link Islami

LINK ILMIAH (BAHASA ARAB)


LINK ILMIAH (BAHASA INGGRIS)

LINK PARA ULAMA




Nahhh... Kalo Kmu mau Copy-paste link di atas
tinggal Copy code dbwah ini.


Read More..

Zoo

Zoo is public place where we can see a lot of animal and the variety of plants. We can also study and have fun. But,remember that there are certain signs that we should pay attention in order not to be lost or attacked by animals.



before we start watching animals,make sure that we have seen the map which is usually attached at the gate. Follow the arrow mark given to show us the right direction. When we read, "Do Not Feed !" it means we are really not allowed to give any food to the animals. It is because they may reach our hands or the animals can only eat kind of food. If we find "Keep Distance", It means that we have to stay away or not stand too close to the animals. The animals may be so wild that they are dangerous for us.

1. Paragraph one tell us about...?
a. things we can find in the zoo.
b. the signs we can find in the zoo.
c. the definition of a zoo.
d. zoo has more animals and plants.

2. What will we see in the zoo ? we see.....
a. Animals.
b. Plants.
c. Some signs.
d. All the answers are right.

3. The signs at a zoo are used to...
a. make a visitors lost.
b. helps the visitors for proper destination.
c. make the visitors easier finding places.
d. disturb the visitors in walking around.

4. We are forbidden to give any food to the animals.
it is shown by the sign of......

a. do not enter..!
b. do not feed..!
c. no taking picture..!
d. keep the distance..!

5. We usually find the following warnings at the zoo, EXCEPT...
a. make dirt !
b. No taking picture !
c. No feeding !
d. Keep distance !



Read More..

Beef Rendang





INGREDIENTS :

1 kg piece of fresh beef, cleaning well, slice beef about
1 3 x 3 cm or as your taste.
5 small fragrant fruit leaves
1 stick lemongrass, bruised
3 coconut, made 2 lt coconut milk





2 turmeric leaves, chopped
2 bay leaves


GROUNDED FLAVOR :

5 cm (2 inch) alpina galangal root, peeled
and scraped
5 cm (2 inch) ginger root, peeled and scraped
150 grred chilies, seeded and chopped
15 cloves of red onion , peeled and
chopped
4 cloves of garlic , peeled and chopped
- sea salt, season to taste

METHOD :

1. Make the grounded flavor in the food processor, or using a mortar and a pestle, combaine all grounded flavor ( alpine galangal, ginger root, red chilies, red onion, garlic and sea salt) and add little cold water to make the flavor like a paste.

2. Smear on sliced beef with grounded flavor (point 1) over all beef, let them up to 20 – 30 minuts, so that spices absorbed.

3. After 30 minuts, place all beef with the grounded flavor in wok, pour the coconut milk, add bay leaves, lemongrass, turmeric leaves and jeruk purut leaves, bring to boil for several minuts, stired continously. Then reduce heat to medium and simmer until the beef tender and the grounded flavor is running dry and the colour change to brouwnish chromatic. ( Don’t forget we have to stir continuously until done, if we don’t the coconut milk will sparate).

4. Now "rendang” ready to serve. Serve with rice .


Read More..

Tujuh Macam Pahala

Dari Anas r.a. berkata bahwa ada tujuh macam pahala yang dapat diterima seseorang itu selepas matinya.

1. Barang siapa yang mendirikan masjid maka ia tetap mendapat pahalanya selama masjid itu digunakan oleh orang untuk beramal ibadah di dalamnya.
2. Barang siapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya.
3. Barang siapa yang menulis mushaf ia akan mendapat pahala selama ada orang yang membacanya.
4. Orang yang menggali Sumur selama ada orang yang menggunakannya.





5. Barang siapa yang menanam tanam-tanaman selama ada yang memakannya baik dari manusia atau burung.
6. Mereka yang mengajarkan ilmu yang berguna selama ia diamalkan oleh orang yang mempelajarinya.
7. Orang yang meninggalkan anak yang soleh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya dan beristighfar baginya
8. yakni anak yang selalu diajari ilmu Al-Qur'an maka orang yang mengajarnya akan mendapat pahala selama anak itu mengamalkan ajaran-ajarannya tanpa mengurangi pahala anak itu sendiri.

Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah S.A.W. telah bersabda : "Apabila telah mati anak Adam itu, maka terhentilah amalnya melainkan tiga macam ":

1. Sedekah yang berjalan terus (Sedekah Amal Jariah)
2. Ilmu yang berguna dan diamalkan.
3. Anak yang soleh yang mendoakan baik baginya.


Read More..

SEBUTIR KURMA PENJEGAL DOA

Usai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat mesjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan.Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya.





Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. 4 Bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusuk sekali. Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.

"Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan ALLAH SWT," kata malaikat yang satu.
"Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram," jawab malaikat yang satu lagi.

Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya. "Astaghfirullahal adzhim" ibrahim beristighfar.

Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual kurma. Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya. Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda. "4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua. kemana ia sekarang ?" tanya ibrahim.

"Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma" jawab anak muda itu.
"Innalillahi wa innailaihi roji'un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?".
Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu mendengarkan penuh minat. "Nah, begitulah" kata ibrahim setelah bercerita, "Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur ku makan tanpa izinnya?".

"Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya."
"Dimana alamat saudara-saudaramu ? biar saya temui mereka satu persatu."
Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh ibrahim.

4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra. Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. "Itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir kurma milik orang lain."

"O, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah bebas."

Semoga bermanfaat.


Read More..

Rahmat Allah

Allah Azza wa Jalla tidaklah membutuhkan amal hamba-Nya. Dia memerintah hamba-Nya untuk beramal, adalah agar manusia mengakui bahwa dirinya lemah dan selalu membutuhkan pertolongan.
Pengakuan semacam itu adalah penting.

Dikisahkan ada dua orang disiksa di neraka. Kemudian Allah SWT. memerintahkan agar keduanya dikeluarkan. Setelah keduanya itu keluar, Allah Azza wa Jalla bertanya kepada mereka :

"Apakah yang menyebabkan kalian masuk neraka ?"

"Nafsu kami, " jawab mereka.

"Bukankah telah aku larang kalian berbuat maksiat kepada-Ku ?





Bukankah aku telah mengutus Rasul-Rasul-Ku dengan bukti-bukti yang nyata lagi jelas ? dan Bukankah telah aku sampaikan melalui lisan para ulama "Barang siapa yang taat akan memperoleh surga, Istana didalamnya, kesenangan, dan bidadari, sebaliknya orang yang bermaksiat akan tinggal di neraka bersama Qarun, Fir'aun, dan Haman ?"

"Benar, tetapi kami tidak taat dan selalu bermaksiat kepada-Mu."

"Kembalilah kalian keneraka dan rasakanlah siksa-Ku," perintah Allah.

Yang satu bergegas kembali, namun yang lain berjalan dengan enggan sambil sesekali menoleh kebelakang.

"Mengapa engkau berjalan cepat-cepat ?" Tanya Allah Azza wa Jalla kepada yang pertama.

"Ya Tuhan dahulu aku selalu membangkang perintah Engkau, sekarang sudah seharusnya aku taat kepada-Mu dengan kembali masuk ke neraka." jawabnya.

"Dan kamu, mengapa kamu tidak segera kembali ke dalam neraka ? " tanya Allah kepad yang kedua.

"Aku sangat mengharap ampunan Engkau, karena tidak mungkin engkau mengembalikan kami kedalam neraka setelah membebaskan kami darinya." jawabnya.

"Masuklah kalian berdua ke dalam surga-Ku. Masuklah karena kamu telah mentaati perintah-Ku. Dan masuklah karena kamu percaya pada rahmat dan kemurahan-Ku."

Read More..

12 Azab meninggalkan sholat berjamaah

Dalam sebuah hadis menerangkan bahwa Rasulullah S.A.W telah bersabda : "Barangsiapa yang mengabaikan shalat secara berjemaah maka Allah S.W.T akan mengenakan 12 tindakan yang berbahaya (azab) ke atasnya."




Tiga diantara akan dirasakannya semasa di dunia ini antaranya :
1. Allah S.W.T akan menghilangkan berkat dari usahanya dan begitu juga terhadap rezekinya.
2. Allah S.W.T mencabut nur (cahaya) orang-orang mukmin daripadanya.
3. Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.

Tiga macam bahaya ketika dia hendak mati, antaranya :
1. Ruh dicabut ketika dia di dalam keadaan yang sangat haus walaupun ia telah meminum seluruh air laut.
2. Dia akan merasa yang amat pedih ketika ruh dicabut keluar.
3. Dia akan dirisaukan akan hilang imannya.

Tiga macam bahaya yang akan dihadapinya ketika berada di dalam kubur, antaranya :
1. Dia akan merasa susah terhadap pertanyaan malaikat mungkar dan nakir yang sangat menggerunkan.
2. Kuburnya akan menjadi cukup gelap.
3. Kuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang rusuknya berkumpul (seperti jari bertemu jari).

Tiga lagi azab nanti di hari kiamat, antaranya :
1. Hisab ke atasnya menjadi sangat berat.
2. Allah S.W.T sangat murka kepadanya.
3. Allah S.W.T akan menyiksanya dengan api neraka.

Renungkanlah.


Read More..

Nikmat Surat Al-Ikhlas

Buat Anda yang pulang lewat jam kantor dan perjalanan yang jauh, Buat renungan.....بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ ...

Au' zubillah himinasyaitan nirrajim tafsirannya: Aku berlindung dengan Allah daripada syaitan yang telah dikutuk oleh Allah.

Bacalah ayat ini sebelum anda lakukan apa saja karena dengan bacaan ini akan keluarlah iblis dan syaitan yang berada didalam tubuh kita dan juga di sekeliling kita, mereka akan berlari.







Sebelum anda masuk rumah, bacalah ayat di atas, kemudian bacalah surah Al-Ikhlas (yaitu ayat : قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ Qulhuwallahu ahad. اللَّهُ الصَّمَدُ Allahussamad. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ Lam yalid walam yu-lad. وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ Walam yakul lahu kufuwan ahad.) sebanyak 3 kali, masuklah rumah dengan kaki kanan dan dengan membaca بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ.

Berilah salam kepada anggota rumah dan sekiranya tiada orang di rumah berilah salam karena malaikat rumah akan menyahut. Amalkanlah sholat karena salam pertama (yang wajib) yang diucapkan pada akhir solat akan
membantu kita menjawab persoalan kubur.

Apabila malaikat memberi salam, seorang yang jarang sholat akan sukar. Tetapi bagi mereka yang kerap sholat, amalan daripada salam yang diucap di akhir sholat akan menolongnya menjawab salam malaikat itu.

Rasulullah SAW pernah bertanya sebuah teka-teki kepada umatnya : "Siapakah antara kamu yang dapat khatam Qur'an dalam jangka masa dua-tiga menit? " Tiada seorang dari sahabatnya yang menjawab. Malah Saiyidina Ummar telah mengatakan bahwa ia mustahil untuk mengatam Qur'an dalam begitu cepat.

Kemudiannya Saiyyidina Ali mengangkat tangannya. Saiyidina Ummar bersuara kepada Saiyidina Ali bahwa Saiyidina Ali (yang sedang kecil pada waktu itu) tidak tahu apa yang dikatakannya itu. Lantas Saiyidina Ali membaca surah Al-Ikhlas tiga kali. Rasulullah SAW menjawab dengan mengatakan bahawa Saiyidina Ali betul.
Ini karena Rasulullah SAW pernah berkata bahawa membaca surah Al-Ikhlas ganjarannya sama dengan membaca 10 jus kitab Al-Quran. Lalu dengan membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali qatamlah Quran karena ianya sama dengan membaca 30 jus Al-Quran.



Read More..

Menambah RAM dgn Flashdisk

Sekarang Menambah RAM komputer sudah tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli RAM.....!! saya Punya cara yang lebih murah, dengan flash disk...!!!,Jgan Kgettt



, Ini bener, kita bisa menambah memory komputer tanpa harus membeli RAM yang harganya mahal...
gni Caranya :

1. Download disini program EBoostr(sowftware ini berfungsi untuk mengubah flashdosk menjadi RAM).
1. Exctrac file EBoostr.2.02.Build.424
2. Jalankan eboostr.exe ini untuk menginstal Eboostr ke Computer kamu.
3. Setelah instalasi selesai.... JANGAN JALANKAN EBOOSTR, kalau eboostr sudah jalan secara otomatis... tutup eboostr dengan cara klik kiri eboostr yg berada di kanan bawak dekstop lalu pilih exit
4. setelah ditutup, jalankan patch.exe ati2 kdng File patch.exe dianggep Virus lho!!
5. setelah patch.exe di buka, pilih patch dan cari di mana program eboostr di instal
6. setelah selesai, eboostr akan jadi full version.
7. untuk membuat flashdisk menjadi memory RAM tancapkan flashdisk ke komputer
8. lalu jalankan eboostr dan pilih add
9. pilih flashdisk yang akan di jadikan memory RAM
10. tentukan ukuran cache, sebaiknya jangan di ubah2. karena eboostr akan menentukan jumlah cache yg akan dijadikan RAM
11. setelah itu pilih "ok" dan tunggu beberapa saat..proses akan berlangsung lama tergantung brp besar cache yg digunakan
12. setelah selesai akan ada pertanyaan, lalu pilih ok.
13. setelah itu proses selesai. komputer anda akan menjadi lebih cepat

jika ingin shut down komputer, harap eject terlebih dahulu... agar tidak terjadi eror namun flashdisk juga tidak perlu di cabut agar startupa menjadi cepat nantinya

penting

* harap kapasitas flashdisk yang digunakan jangan 100% digunakan, sisakan minimal 256 mb ruang kosong. Dan yg terpenting kapasitas flashdisk kamu akan berkurang sebesar ukuran cache RAM yg kamu buat
Nahhhhhhh..... Klo Kmu Mau programmnya ....



Read More..

Lirik The lucky laki Bukan Superman

Aku bukanlah superman
Aku juga bisa nagis
Jika kekasih hatiku
pergi meninggalkan aku....




Ayahku selalu berkata padaku
Laki-laki tak boleh nagis
Harus slalu kuat..
harus slalu tangguh..
Harus bisa jadi tahan banting
Tapi ternyata sakitnya cinta
Buat aku menangis......

Aku bukanlah superman
Aku juga bisa nangis
Jika kekasih hatiku
Pergi meninggalkan aku.......

ayahku selalu memarahi aku
Jika jatuh air mataku
Kata ayah slalu air mata itu
adalah tanda kelemahan

tapi ternyata air mataku
ternyata jatuh juga

Aku bukanlah superman
Aku juga bisa nangis
Jika kekasih hatiku
Pergi meninggalkan aku.......

Ayahku tersayang maafkanlah aku
jika aku masih menagis
masih belum bisa Menjadi seperti
apa yang ayah slalu mau

kita berjanji tuk tidak lagi
menagis karna cinta....

Read More..

My interview with mrs. Sucianah


This is my interview result, with Mrs. Sucianah.....
Her fullname is Sucianah, she was born in Cirebon June 18th 1962, she has a husband,called
Mr. Roba, and



she has two boys named Ibnu Kohar and Isam Nurfauzan, Her parent named Romlani Candra Kusuma(Alm) and Hj. Sariah, and her parent in law named H.Madaham and H.Ropini.
Mrs. Sucianah is the first daughter from seven be related.She lives in "GSI" housing Jln. Melati 5 no. 55 Tukmudal,Sumber.She school at SDN 1 Serang, SMPN 1 Palimanan,SPG and She continued her school at UNSWAGATI University and she took Indonesia Languange as her major.
Her job experience since 1996-Now at SMPN 1 Sumber,She has side job,that is engange in farming and gardening,and she also has a hobby,that is shooping,and her FAVORITE food are "PECEL LELE" and "PECEL BEBEK".


Read More..